GHIBAH
Ghibah yang artinya menggunjing atau “ngegosip” adalah membicarakan keburukan atau aib orang lain ketika ia tidak ada di sisimu. Alloh ﷻ telah melarang ghībah dan menyerupakannya dengan sesuatu yang sangat buruk, yaitu memakan daging orang mati. Alloh Ta’ala berfirman, “Dan janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging […]
Gunawan Berharap Jadi Santri Segala Bisa; Bisa Tidak Ma’had Mengadakan Kursus Mengendarai Mobil?
Gunawan Berharap Jadi Santri Segala Bisa Megamendung – Gunawan Efendi, salah satu Mahasantri Ma’had Takrimul Qur’an (Mataqu), Megamendung, Bogor. Ia berasal dari Cileungsi, Bogor. Sebelum bergabung di Mataqu, Gunawan telah menghafal 3 juz al-Qur’an. Alhamdulillah sekarang (setelah satu semester) ia telah menambah 3 juz lagi total saat ini 6 juz al-Qur’an. Kepada tim YHC (Yayasan […]
RANTAI DOSA DUSTA
Rantai Dosa Dusta Imam al-Mawardi dalam kitabnya, Adab ad-dunya wa ad-diin, beliau berkata, “Hakikat dusta yaitu pengkabaran tentang sesuatu yang bertentangan dengan realita. Dan pengkabaran tersebut tidaklah terbatas pada perkataan, akan tetapi terkadang dengan perbuatan. Seperti dengan isyarat tangan, atau dengan anggukan kepala, bahkan terkadang dengan sikap diam.” Berdusta termasuk salah satu dosa besar. Dalam […]
Nu’man Rofiq Hafiya; Beras dari Donatur Jadikan Kami Semangat dan Sehat
Nu’man Rofiq Hafiya; Beras dari Donatur Jadikan Kami Semangat dan Sehat Ciampea – Tim YHC (Yayasan Huda Cendekia) kembali mendistribusi sedekah beras untuk para santri penghafal Al-Qur’an. Kesempatan Jum’at tanggal 19 Januari 2024, tim YHC berkunjung ke Pesantren Pemberdayaan Umat di Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Setelah pembagian beras kepada para santri, tim sempat […]
MENGINGKARI JANJI
MENGINGKARI JANJI Alloh Ta’ala mewajibkan kepada umat Islam agar menepati janji yang telah mereka ikrarkan. Alloh berfirman, “Dan tepatilah perjanjian dengan Alloh apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Alloh sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Alloh mengetahui apa yang kamu perbuat.” (QS. an-Nahl [27]: 91) Di […]
DENGKI
Dengki – Hasad atau dengki adalah menginginkan nikmat yang dimiliki orang lain disertai keinginan agar nikmat tersebut hilang darinya. Orang yang dengki hatinya akan sakit manakala melihat saudaranya mendapat nikmat. Ini adalah penyakit hati yang berbahaya dan sedikit sekali orang yang selamat darinya. Dengki itu haram karena Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam bersabda: وَلاَ تَحَاسَدُوْا “Dan […]
Cerita Badri, Penerima Sedekah Beras; Sangat Seru Bersama Teman Menghafal Qur’an
Cerita Badri, Penerima Sedekah Beras Cianjur – Tanggal 11 Januari tim YHC (Yayasan Huda Cendekia) mengunjungi Pesantren Assidiq Alhasanah, Bojongpicung, Cianjur, mendistribusi sedekah beras dari Anda. Tim berkenalan dengan salah satu santri bernama Muhammad Badri. Penghafal Qur’an asal Karawang yang lahir 2 Maret 2009 itu mengaku senang menerima santunan beras yang dititipkan para dermawan melalui […]
BURUK SANGKA
Buruk Sangka – Peringatan Menjauhinya Buruk sangka termasuk akhlak tercela, hal yang akan menimbulkan kedengkian, merusak kecintaan, serta mendatangkan kesusahan dan kesedihan. Oleh karena itu Alloh memperingatkan kita dari buruk sangka sebagaimana tertera dalam firman Alloh Ta’ala, يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱجۡتَنِبُواْ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعۡضَ ٱلظَّنِّ إِثۡمٞۖ ١٢ “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan […]
MENAMPAKKAN WAJAH CERIA DAN BERSERI
Menampakkan Wajah Ceria Basyasyah (Keceriaan) Menampakkan Wajah Ceria – Secara terminologi, basyasyah (keceriaan) berarti kegembiraan yang tampak di wajah seseorang yang menunjukkan luapan perasaan hatinya yang senang dan gembira karena bertemu dengan orang lain. Adapun secara istilah, thalaqatul-wajhi (seri) berarti berwajah berseri karena merasa bahagia dan senang saat bertemu dengan orang lain dengan tidak menampakkan […]
TAWADHU’
Tawadhu’ adalah ridho jika dianggap mempunyai kedudukan lebih rendah dari yang sepantasnya. Tawadhu’ merupakan sikap pertengahan antara sombong dan melecehkan diri. Sombong berarti mengangkat diri terlalu tinggi hingga lebih dari yang semestinya. Sedangkan melecehkan diri yang dimaksud adalah menempatkan diri terlalu rendah sehingga sampai pada pelecehan hak. (Lihat Adz Dzari’ah ila Makarim Asy Syari’ah, Ar […]